Cara Korea Selatan Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi Tahun 1960
Sejarah masih mengingat pidato Jenderal Macarthur setelah perang Korea tahun 1953 usai. It will take 100 years for South Korea to recover from the Korean War. Dan sejarah yang kemudian membuktikan bahwa perkiraan jenderal Amerika Serikat ini salah. Dalam jangka waktu 50 tahun, antara tahun 1961–2012, GDP Korea Selatan berubah dari 92 $ menjadi 24.590$.
Banyak orang di dunia sekarang secara langsung memiliki Korea Selatan dalam keseharian mereka. Mulai dari ponsel, mobil, televisi, musik, K-drama hingga makanan. Pengaruh mereka di bidang ekonomi, budaya dan politik sangat besar sekarang. Hal ini terjadi berkat keajaiban yang disebut keajaiban Korea Selatan. Siapa yang menyangka negara yang pernah menjadi salah satu negara termiskin di dunia dengan kualitas hidusp yang setara dengan Ethiophia tahun 1961 menjadi negara yang menduduki peringkat ke-11 negara dengan ekonomi terbesar dunia.
Pada tahun 1961, Park Chung Hee menjadi pemimpin Korea Selatan setelah melakukan kudeta militer. Bersamanya, Korea Selatan menerapkan strategi ekonomi berbasis eksportasi industri untuk mengeluarkan negara dari ketertinggalan. Langkah-langkah penting yang mereka ambil adalah:
- Dibuatnya organisasi pengusaha Korea tahun 1961, yang menjadikan Lee Byung Chull sebagai pemimpin mereka. Lee Byung Chull adalah pendiri perusahaan Samsung.
- Pengadopsian UU anti korupsi 14 Juni 1961. UU ini meluluh lantakkan sistem korupsi di kalangan petinggi negara yang telah tertanam sejak lama.
- Peluncuran proyeks kompleks pabrik baja di Ulsan pada Januari 1962, yang nantinya akan diresmikan tahun 1967.
- Pengembalian normal hubungan diplomasi dengan Jepang tahun 1966.
Politik tersebut menjadi awal perkembangan ekonomi Korea Selatan secara progresif. Langkah-langkah tersebut membuat akselerasi industri meningkat, inflasi tertekan, perdagangan ekstern tinggi yang akhirnya menyebabkan nilai maga uang won meningkat mulai dari tahun 1965. Secara langsung berkat politik ekonomi yang cemerlang, daya saing Korea Selatan bertambah besar dalam jangka waktu yang cepat. Percepatan pertumbuhan ekonomi Korea kemudian menurun pada tahun 1970-an dengan adanya krisis minyak dan krisis moneter namun mereka tetap menjaga neraca perdagangan mereka selalu surplus. Pada tahun 1979 Korsel adalah produktor televisi no.1 dunia.
Model pembangunan Korea Selatan adalah hubungan erat antara pemerintah dengan pengusaha. Dengan bekerja sama dengan Park Chung Hee, para chaebol Korea mengembangkan perekonomian di seluruh penjuru Korea. Antara mereka adalah win win solution. Kebangkitan Korea juga didukung oleh bantuan keuangan dan teknis yang diberikan oleh AS yang jumlah cukup besar (600–900 juta $ pertahun). Bantuan masif ini diberikan karena AS menganggap Korea Selatan sebagai pintu pencegah masuknya komunisme. Hanya sedikit negara yang mendapat dukungan istimewa seperti ini, yang lain adalah Taiwan dan Israel. Dalam bahan keajaiban ekonomi Korea ada juga yang bernama sureksploitasi para pekerja. Mereka dipaksa bekerja lama dengan upah yang rendah.
.
