Dampak Akibat Kelebihan Protein
Protein adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memperbaiki dan membangun sel-sel yang rusak. Misalnya, menjaga kekuatan tulang otot, membuat enzim, dan membangun sel kulit.
Tubuh memerlukan kaadar protein yang seimbang. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi protein sebanyak 0,8 gram per kilogram berat badan setiap harinya.
Menukil laman Better Health, orang yang disarankan untuk mengonsumsi banyak protein adalah atlet, lansia, dan mereka yang sedang menjalani proses pemulihan luka atau sakit. Namun, asupan protein perlu dibatasi pada kondisi tertentu, misalnya ketika tubuh mengalami gangguan fungsi ginjal.
Apabila seseorang mengonsumsi protein secara berlebihan tanpa ada alasan atau sebab, dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan. Apa saja dampak kelebihan protein bagi tubuh? simak penjabarannya berikut ini.
Dampak Kelebihan Protein
Merangkum dari laman Medical News Today, berikut dampak kelebihan protein bagi kesehatan tubuh.
1. Kenaikan Berat Badan
Kelebihan protein ternyata dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Kelebihan protein yang dikonsumsi seseorang akan disimpan sebagai lemak
Seiring berjalannya waktu, hal ini akan menyebabkan berat badan meningkat. Apalagi jika dibarengi mengonsumsi terlalu banyak kalori saat meningkatkan asupan protein.
2. Kehilangan Kalsium
Kalsium adalah mineral yang berperan penting untuk menjaga dan memelihara tubuh, seperti tulang dan gigi. Salah satu yang dapat menghilangkan kalsium pada tubuh adalah kelebihan protein. Kehilangan kalsium dapat memicu kerusakan tulang dan membahayakan bagi kesehatan tubuh.
3. Menyebabkan Sembelit
Mengonsumsi makanan berprotein secara berlebihan dapat menyebabkan sembelit. Sebab, mengonsumsi protein berlebihan berpotensi menghilangkan cairan tubuh, sehingga dapat menyebabkan sembelit.
Sembelit atau konstipasi adalah jumlah frekuensi buang air besar sangat sedikit dari biasanya. Hal ini dikearenakan kotoran dalam tubuh tidak dapat keluar dengan lancar.
4. Menyebabkan Diare
Makanan yang mengandung sumber protein, seperti daging dan susu jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan diare.Untuk itu, para ahli menyarankan mengonsumsi makanan yang berserat dan banyak minum air putih.
5. Penyebab Penyakit Ginjal
Dampak kelebihan protein dapat memicu datangnya penyakit ginjal. Hal ini karena kelebihan nitrogen yang ditemukan pada asam amino dapat membentuk protein pada tubuh. Sehingga dapat mengakibatkan ginjal menjadi rusak karena kelebihan protein.
6. Bau Mulut
Kelebihan protein ternyata juga dapat menyebabkan bau mulut. Hal ini karena mengonsumsi makanan berprotein tinggi dan rendah karbohidrat, akan memunculkan senyawa yang tak sedap dari mulut.
Sehingga, saat mengonsumsi makanan dengan protein tinggi sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang cukup, untuk menetralisir senyawa di dalam mulut.
7. Dehidrasi
Dampak kelebihan protein lainnya yaitu dapat menyebabkan dehidrasi. Protein di tubuh akan dipecah menjadi asam amino yang dapat tubuh kehilangan cairan hingga menyebabkan dehidrasi.
8. Memicu Munculnya Jerawat
Makanan yang berprotein tinggi mengandung asam amino yang dapat menyebabkan sel-sel kulit tumbuh dan membentuk jerawat. Selain itu, asam amino yang tinggi akan membuat jerawat tumbuh secara cepat.
