Mengenal Inner Child dan Cara Menyembuhkannya
Mari kita bahas terkait topik ilmu kedokteran jiwa / psikiatri yaitu Inner child. Inner child adalah akumulasi peristiwa-peristiwa baik maupun buruk yang dialami anak dan membentuk pribadi mereka hingga dewasa. Tentu, di negara berkembang dengan tingkat pendidikan orang tua yang tidak begitu tinggi kebanyakan (sebut saja Indonesia), inner child masih menjadi masalah serius terutama pada saat dewasa.
Sayangnya, kebanyakan inner child yang menjadi masalah adalah inner child yang memberikan trauma psikis pada anak. Trauma ini akan terus berkembang dan bertambah sampai membentuk kepribadiannya saat dewasa. Menurut saya sendiri, apa yang anda dapatkan sekarang adalah hasil menabung permasalahan sejak kecil.
Seseorang yang saat kecil sudah ditinggalkan oleh orang tua yang bercerai dan si anak ikut ayahnya yang ternyata temperamental, maka kelak saat dewasa si anak itu akan menjadi sosok temperamental juga. Dia merasakan akumulasi luka dan akan dia luapkan saat dewasa dengan menjadi sosok temperamental juga.
Apakah ini baik? Tidak
Apakah ini baik? Tidak
Oke, saya telah mengulanginya dua kali. Saya ingin menyadarkan pada anda bahwa inner child ini tidak akan membuat anda menjadi superstar jika luka ini masih anda simpan. Mulai tulisan dibawah ini akan saya coba beri sarannya meskipun tidak bisa menyembuhkan 100%.
Tolong berdamailah. Berdamailah dengan masa lalu mu. Karena cuman ini cara paling ampuh untuk menyembuhkan trauma inner child.
Katakan pada dirimu “Hai masa lalu, aku ingin mengucapkan terima kasih sudah memberikan luka. Sekarang aku tumbuh menjadi sosok yang lebih kuat. Kalau dulu ayah sering memarahiku atas hal yang sepele, kini aku menjadi sosok yang lebih kuat saat dimarahi dosen. Biarpun dosen marah, aku masih bisa menghadapinya. Mentalku kuat, gak se cengenge anak yang dimanja. Kalau dulu ibu ku sibuk bekerja sehingga aku merasa sendirian, kini aku tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan bisa diandalkan tanpa tergantung orang lain. Kini aku sudah benar – benar dewasa. Terima kasih masa lalu”
Beri semangat dalam diri sendiri bahwa dasarnya Mental health tidak ada yang bisa menyembuhkan selain dirimu sendiri. Sadar ngga? Se-depresi apapun kamu, kami sebagai tenaga medis hanya bisa memberikan terapi CBT dan obat – obatan anti-depresan ke kamu. Selebihnya? Hanya kamu yang bisa melawan. Duh, jangan kemakan gorengan isu tentang mental health yang diagungkan.
Pilihannya hanya ada dua, Lawan atau Hindari. Tentu yang jelas, saya berharap anda di poin nomor 1. Gak bisa? Paksa! Apakah berat? Tentu! Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa menghapus inner child di dirimu. Perhatikan sekelilingmu. Apakah dengan dirimu depresi bisa memengaruhi kesuksesan dan prestasi mereka? Tentu saja tidak. Mereka masih bisa berprestasi, sedangkan kamu masih dalam keterpurukan depresi. Saya mah tertawa – tawa aja.
