Gedung Dewan Keamananan PBB – Gedung yang Tidak Dimiliki Negara Manapun
Gedung yang terlihat sangat biasa saja yang berada di pusat kota New York ini tidak dimiliki oleh negara manapun, bahkan Amerika Serikat sendiri. Lantas mengapa gedung ini tidak dimiliki oleh negara manapun? Bagaimana penduduk di gedung ini berinteraksi dan banyaknya pertanyaan mengenai gedung yang ada di tengah-tengah wilayah Amerika ini. Jadi, gedung ini merupakan gedung United Nation atau biasa diketahui sebagai Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu organisasi Internasional yang berfungsi sebagai mediator dari hampir seluruh permasalahan yang ada antar negara di dunia, berhasil atau tidaknya (uhuk-uhuk Genosida Rwanda dan Bosnia). Yang penting ada alatnya dan usahanya dari PBB.
(Sidang Umum PBB)
Nah di gedung inilah semua pembahasan Internasional dibahas oleh 193 negara anggota yang dimana negara yang mempengaruhi organisasi ini adalah Anggota dewan keamanan PBB atau Big Five yaitu Amerika Serikat, Federasi Rusia, Prancis, Inggris, dan Republik Rakyat Tiongkok. Jadi gedung ini merupakan forum bagi negara-negara untuk membahas permasalahan internasional.
Nah lalu bagaimana dengan permasalahan kepemilikan gedungnya?
Para jurnalis yang melaporkan didalam gedung biasa menggunakan “Perserikatan Bangsa-Bangsa” dibandingkan “New York City” sebagai identifikasi bahwa gedung ini milik PBB, bukan Amerika Serikat. Gedung ini mempunyai status Ekstrateritorialitas dimana mempunyai hak pengecualian dari yurisdiksi hukum lokal, atau bahasa mudahnya adalah tidak terikat dengan aturan hukum di sekitaran nya, jadi di gedung PBB ini ada banyak aturan hukum yang tidak ada di Kota New York. Namun hal itu tidak berarti kamu bisa melakukan kejahatan dan mendapatkan kekebalan hukum sebab itu akan mengakibatkan kekebalan hukum (kebanyakan anggota PBB adalah Diplomat, membuat mereka punya Diplomatic Immunity) kamu dicabut oleh sekretaris Jendral PBB seperti Benon Sevan, Aleksandr Yakovlev, dan Vladimir Kuznetsov yang dicabut oleh sekretaris Jendral PBB dikarenakan skandal Oil for Food program dengan Saddam Irak dan dihukum dengan hukum Amerika Serikat.
(Logo program minyak untuk makanan yang menjadi skandal besar bagi PBB.)
Dan untuk permasalahan keamanan mereka mempunyai pasukan keamanan sendiri yang kadang suka di salah sangka dengan petugas NYPD dikarenakan kemiripannya dengan petugas PBB, namun untuk Pemadam Kebakaran, Kesehatan, dan lain-lain mereka mengandalkan pelayanan dari Amerika Serikat, dan untuk mata uang mereka menggunakan US Dollar.
(Pasukan keamanan PBB yang sedang berjaga di depan gedung PBB)
Jadi ya, ini gedung tidak dimiliki oleh siapapun kecuali PBB, dan PBB sendiri bukanlah negara melainkan organisasi internasional. Jadi menurut saya inilah daerah yang tidak dimiliki oleh negara manapun di dunia.
