• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja
  • BERITA
    • Pengumuman
    • Kegiatan
    • Prestasi
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Aplikasi
      • Sistem Informasi Layanan Kemahasiswaan & Alumni (SIKEMAL)
      • Academic Online Campus (AOC)
      • Daftar Ulang
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB)
      • Aplikasi Pembayaran Online
    • Kesejahteraan Mahasiswa
      • Beasiswa
      • Asuransi
      • Pusat Pelayanan Kesehatan
    • Minat Bakat Mahasiswa
      • Pembinaan Prestasi Kemdikbud
      • Fasilitasi Kegiatan Prestasi Non Kemdikbud
    • Karir Mahasiswa
    • Administrasi Kemahasiswaan
      • Daftar Ulang Mahasiswa Lama
      • Cuti Akademik
      • Aktif Kembali Dari Cuti
      • Surat Keterangan Ijazah
      • Legalisir Ijazah
      • Surat Keterangan Keabsahan Ijazah Alumni S1 dan S2
    • Arsip Digital
      • Persyaratan & Prosedur Pelayanan Kemahasiswaan
      • Persyaratan & Prosedur Pelayanan Alumni
      • Formulir dan Format Surat
      • Sertifikat Akreditasi
      • Artikel
    • Help Desk BPIKA
  • PMB
    • Program Sarjana
      • Mahasiswa Reguler
      • Mahasiswa Melanjutkan
      • Mahasiswa Asing
    • Program Pascasarjana
      • Program Magister (S2)
      • Program Doktor (S3)
      • Mahasiswa Asing
  • Kegiatan Mahasiswa
    • Kegiatan Dikti
    • Kegiatan UKM
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
    • Laporan Tracer Study
      • Teknik
        • Teknik Sipil
        • Teknik Elektro
        • Teknik Mesin
        • Arsitektur
        • Teknik Industri
        • Teknik Informatika
      • Pertanian
        • Agroteknologi
        • Agribisnis
      • Ekonomi & Bisnis
        • Manajemen
        • Akuntansi
      • Hukum
        • Ilmu Hukum
      • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
        • Ilmu Pemerintahan
        • Ilmu Administrasi Publik
        • Ilmu Komunikasi
      • Psikologi
        • Psikologi
      • Sains & Teknologi
        • Biologi
      • Agama Islam
        • Pendidikan Agama Islam
      • Pascasarjana
        • Magister Administrasi Publik
        • Magister Agribisnis
        • Magister Hukum
        • Magister Psikologi
        • Magister Manajemen
        • Magister Informatika
        • Doktor Ilmu Pertanian
  • PRESTASI
  • Galeri
  • INFORMASI KARIR
      • Instagram
      • Youtube
Biro Pengembangan Inovasi Dan Karir Universitas Medan Area
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Tujuan dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan Organisasi
      • Program Kerja
    • BERITA
      • Pengumuman
      • Kegiatan
      • Prestasi
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Aplikasi
        • Sistem Informasi Layanan Kemahasiswaan & Alumni (SIKEMAL)
        • Academic Online Campus (AOC)
        • Daftar Ulang
        • Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB)
        • Aplikasi Pembayaran Online
      • Kesejahteraan Mahasiswa
        • Beasiswa
        • Asuransi
        • Pusat Pelayanan Kesehatan
      • Minat Bakat Mahasiswa
        • Pembinaan Prestasi Kemdikbud
        • Fasilitasi Kegiatan Prestasi Non Kemdikbud
      • Karir Mahasiswa
      • Administrasi Kemahasiswaan
        • Daftar Ulang Mahasiswa Lama
        • Cuti Akademik
        • Aktif Kembali Dari Cuti
        • Surat Keterangan Ijazah
        • Legalisir Ijazah
        • Surat Keterangan Keabsahan Ijazah Alumni S1 dan S2
      • Arsip Digital
        • Persyaratan & Prosedur Pelayanan Kemahasiswaan
        • Persyaratan & Prosedur Pelayanan Alumni
        • Formulir dan Format Surat
        • Sertifikat Akreditasi
        • Artikel
      • Help Desk BPIKA
    • PMB
      • Program Sarjana
        • Mahasiswa Reguler
        • Mahasiswa Melanjutkan
        • Mahasiswa Asing
      • Program Pascasarjana
        • Program Magister (S2)
        • Program Doktor (S3)
        • Mahasiswa Asing
    • Kegiatan Mahasiswa
      • Kegiatan Dikti
      • Kegiatan UKM
    • ALUMNI
      • Tracer Study
      • Foto Wisuda
      • Laporan Tracer Study
        • Teknik
          • Teknik Sipil
          • Teknik Elektro
          • Teknik Mesin
          • Arsitektur
          • Teknik Industri
          • Teknik Informatika
        • Pertanian
          • Agroteknologi
          • Agribisnis
        • Ekonomi & Bisnis
          • Manajemen
          • Akuntansi
        • Hukum
          • Ilmu Hukum
        • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
          • Ilmu Pemerintahan
          • Ilmu Administrasi Publik
          • Ilmu Komunikasi
        • Psikologi
          • Psikologi
        • Sains & Teknologi
          • Biologi
        • Agama Islam
          • Pendidikan Agama Islam
        • Pascasarjana
          • Magister Administrasi Publik
          • Magister Agribisnis
          • Magister Hukum
          • Magister Psikologi
          • Magister Manajemen
          • Magister Informatika
          • Doktor Ilmu Pertanian
    • PRESTASI
    • Galeri
    • INFORMASI KARIR
        • Instagram
        • Youtube

    Article

    Home » Blog » Bagaimana Proses Perubahan Ejaaan Bahasa Indonesia Hingga Seperti Ejaan Pada Saat Ini?

    Bagaimana Proses Perubahan Ejaaan Bahasa Indonesia Hingga Seperti Ejaan Pada Saat Ini?

    • Categories Article

    Ejaan bahasa Indonesia sudah berganti ejaan sebanyak tiga kali. Sebelumnya, bahasa Indonesia menggunakan Ejaan Van Ophuijsen (ejaan Van Ophuijsen) yg dipakai di jaman penjajahan Belanda.

    Ejaan ini diperkenalkan pada tahun 1901 oleh ahli bahasa berkebangsaan Belanda kelahiran Solok, Sumatera Barat, Prof. Charles Adriaan Van Ophuijsen. Dan ditulis dalam sebuah buku berjudul Kitab Logat Melajoe.

    CharlesCharles AdriaanAdriaan VanVan OphuijsenOphuijsen

    Contoh paling umum dari ejaan ini adalah

    • TJ dibaca menjadi C
    • DJ dibaca menjadi J
    • J dibaca menjadi Y
    • OE dibaca menjadi U

    Contoh iklan jadul dengan ejaan Van Ophuijsen

    Perubahan pertama terjadi pada era orde lama, Sukarno yg tidak suka dengan segala sesuatu yg berbau Belanda memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu Soewandi Notokoesoemo, untuk menyempurnakan ejaan dalam bahasa Indonesia.

    Jadilah Ejaan Soewandi (Ejaan Soewandi) atau yg juga dikenal sebagai ejaan Republik yg diperkenalkan pada 19 Maret 1947 oleh Menteri Soewandi

    Soewandi Notokoesoemo

    Ciri yg paling umum dari ejaan Soewandi adalah :

    • penggantian huruf OE menjadi U,
    • bunyi sentak ditulis dengan K
    • kata ulang boleh ditulis dengan angka 2
    • tidak dibedakan antara penulisan di sebagai awalan dan di sebagai kata depan.
    Nah perubahan kedua terjadi pada tahun 19 September 1967 dengan ejaan yg disebut dengan Ejaan Baru atau yg lebih dikenal dengan Ejaan LBK (Ejaan Lembaga Bahasa dan Kesusastraan).

    Ejaan ini diperkenalkan oleh panitia gabungan Indonesia dan Malaysia yg diketuai oleh Prof. Dr. Anton Moedardo Moeliono. Guru Besar Fakultas Sastra Univeristas Indonesia. (Anton Moeliono)

    Perubahan yg terjadi antara lain
    • Huruf TJ diganti dengan C (contoh: ‘tjepat’ menjadi ‘cepat’)
    • Huruf J diganti dengan Y (contoh: ‘jang’ menjadi ‘yang’)
    • Huruf NJ diganti dengan NY (contoh: ‘kelihatannja’ menjadi ‘kelihatannya’)
    • Huruf SJ diganti menjadi SY (contoh: ‘Sjahrir’ menjadi ‘Syahrir’)
    • Huruf CH diganti menjadi KH (contoh: ‘chusus’ menjadi ‘khusus’)
    • Huruf asing seperti Z, Y dan F disahkan menjadi ejaan bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan pemakaian yg sangat produktif.
    • Huruf E tidak dibedakan pepet atau bukan, alasannya tidak banyak kata yg berpasangan dengan variasi huruf E yg menimbulkan salah pengertian.

    Dan perubahan ketiga terjadi pada tanggal 17 Agustus 1972 disahkan lagi perubahan untuk Ejaan yg baru yg dinamakan Ejaan Yang Disempurnakan atau biasa disingkat EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

    Ciri umumnya dibanding ejaan sebelumnya adalah

    • Huruf F, V, dan Z yang merupakan unsur serapan dari bahasa asing diresmikan pemakaiannya.
    • Huruf Q dan X yg lazim digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan tetap digunakan, misalnya pada kata furqan, dan xenon.
    • Awalan “di-” dan kata depan “di” dibedakan penulisannya. Kata depan “di” pada contoh di rumah, di sawah, penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara “di-” pada dibeli atau dimakan ditulis serangkai dengan kata yg mengikutinya.
    • Kata ulang ditulis penuh dengan mengulang unsur-unsurnya. Angka dua tidak digunakan sebagai penanda perulangan.

    Ejaan ini dirumuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu Mashuri Saleh (Mashuri Saleh).

    Jadi bisa dibilang Ejaan dalam Bahasa Indonesia tidak serta merta berubah dalam sekejap. Mereka inilah yg merumuskan perubahan Ejaan seperti yg umum kita pakai saat ini.

    • Share:
    admin

    Previous post

    Why Public Education Is Important in Afghanistan?
    September 11, 2020

    Next post

    Festival balon Cleveland pada tahun 1986 - Kesalahan Mahal yang Sangat Mengerikan
    September 11, 2020

    Instagram BPIKA

    Pencarian

    Berita Lainnya

    Penandatanganan Kontrak Beasiswa Orangutan 2026: Mahasiswa Biologi UMA Raih Beasiswa Nasional Bidang Konservasi
    16Jul2026
    Dosen dan Mahasiswa IKAMITA UMA Bagikan Alat Tulis bagi Siswa SD Kartika 1-3 Deli Serdang
    06Jul2026
    Wisuda Periode I Tahun 2026: Rektor UMA Tekankan Lulusan Harus Mampu Hadapi Perubahan di Era Transformasi Digital
    30Jun2026
    Rektor Universitas Medan Area Buka PMDK Periode 1 Tahun 2026, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja Digital
    27Jun2026
    logo-lke-uma

    Helpdesk

    [email protected]


    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994, CALL CENTER : 0811-607-259
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI Universitas Medan Area