Perbedaan Psikologi dengan Psikometri
Psikologi adalah studi ilmiah tentang pikiran, proses mental dan perilaku manusia. Studi psikologi ini mencakup pembahasan tentang emosi (afeksi), persepsi, motivasi, kognitif, kepribadian, intelijensi, fungsi otak dan kaitannya dengan perilaku manusia.
Psikometri adalah sebuah studi yang berfokus pada teori dan teknik pengukuran di bidang psikologi. Sederhananya, psikometri itu ilmu tentang alat tes psikologi, dari proses pembuatan alat tes, validasi alat tes, standarisasi alat tes, sampai bagaimana cara menghasilkan skor tes yang valid dan reliabel.
Misalnya, anda ingin mengetahui seberapa tinggi kepuasan kerja (work satisfaction) dari karyawan-karyawan di perusahaan anda. Anda pasti akan menggunakan alat tes psikologi tentang kepuasan kerja. Nah, untuk mendapatkan alat tes kepuasan kerja yang valid, standar, dan reliabel itulah psikometri yang memainkan peran.
Valid artinya, apakah alat tes yang saya buat benar-benar mengukur hal yang hendak diukur?
Misalnya, apakah alat tes kepuasan kerja yang saya ciptakan ini benar-benar mengukur tentang kepuasan kerja?
Atau apakah alat tes kemampuan bahasa inggris yang saya buat ini benar-benar mengukur kemampuan bahasa inggris?
Atau jangan-jangan ia mengukur juga hal lain?
Reliabel artinya, apakah skor tes yang saya hasilkan dari alat tes tersebut ajeg dan dapat diandalkan? Misalnya, kalau Bobby dapat skor 90 dan Joni dapat skor 70 dalam tes matematika. Pertanyaannya, apakah angka 90 tersebut memang mencerminkan bahwa kemampuan matematika Bobby lebih baik dari Joni yang hanya mendapatkan nilai 70?
Atau itu hanya kebetulan saja?
Oleh karena itu alat tes psikologi yang valid dan reliabel menjadi penting, karena tes psikologi sering memengaruhi hidup dan nasib orang banyak. Seperti saat tes CPNS, tes seleksi masuk perguruan tinggi, promosi jabatan, tes kinerja karyawan, tes masuk TNI, tes masuk sekolah, tes masuk BUMN dan banyak lagi.
Coba anda bayangkan, bagaimana ceritanya kalau sebuah alat tes malah tidak bisa membedakan mana orang yang pandai dengan yang tidak? Atau yang motivasinya tinggi dengan yang rendah? Lebih kacau lagi ketika orang yang justru tidak kompeten malah terpilih, sedangkan yang kompeten malah dieliminasi karena alat tesnya tidak valid dan reliabel?
Jahat dan dzalim sekali bukan?
Jadi, singkatnya psikometri itu adalah bagian dari ilmu psikologi yang berkaitan dengan proses pembuatan, standarisasi dan validasi alat tes psikologi yang berbasis statistika.
Untuk bacaan lanjutan tentang psikologi saya sarankan membaca buku berjudul Introduction to Psychology oleh Richard Atkinson, Ernest Hilgard dan Rita L. Atkinson. Sedangkan untuk bacaan lanjutan tentang psikometri anda bisa membaca buku berjudul Introduction to classical and modern test theory oleh Linda M. Crocker dan James Algina.
