3 Keuntungan Jika Memiliki Mindfulness
Setiap individu bisa mengalami stres yang diakibatkan oleh banyak hal. Mulai dari jenis pekerjaan yang membuat stres, terlalu banyak multitasking, dan lainnya. Jika dibiarkan, stres dapat memicu berbagai emosi negatif hingga gangguan kesehatan mental, seperti depresi. Ada berbagai cara yang bisa Anda coba untuk mengurangi kadar stres dalam diri. Salah satunya melalui mindfulness.
Apa yang dimaksud dengan mindfulness? Meditasi mindfulness tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Melakukan beberapa menit latihan mindfulness sederhana diyakini efektif dalam merawat dan meningkatkan kesehatan mental, mengurangi stres.
Pengertian Mindfulness Menurut Para Ahli
Menurut Germer, Siegel, dan Fulton (2005) mendefinisikan mindfulness sebagai bentuk perhatian penuh pada kondisi saat ini dan bisa menerimanya dengan penuh kesadaran. Sementara menurut Mace, mindfulness menekankan pada kesadaran. Dalam artian menyadari sepenuhnya apa yang sedang terjadi dan bisa mengalihkannya pada pengalaman lain. Dengan kata lain, mindfulness adalah menerima sepenuhnya tanpa penilaian. Jon Kabat Zinn mengartikan mindfulness sebagai kesadaran yang muncul dari perhatian Anda saat ini tanpa bertujuan menghakimi.
Tujuan Melakukan Mindfulness
Fokus
Salah satu tujuan melakukan mindfulness adalah melatih diri Anda untuk lebih fokus pada emosi diri sendiri dan orang di sekitar Anda. Contohnya emosi dari toxic customer bisa dihadapi menggunakan kekuatan mindfulness. Sebab Anda bisa menerima setiap emosi dengan pikiran terbuka.
Mencapai Kesadaran Penuh dalam Hidup
Mindfulness bertujuan meningkatkan kesehatan mental, seperti mampu mengingat lebih baik dan mampu mengelola rasa sakit dengan berfokus pada emosi. Anda juga lebih bisa mengembangkan pola pikir yang lebih positif. Kemudian bisa bekerja lebih efisien untuk mencapai tujuan, dan menjadi lebih bahagia.
Menjalani Hidup dengan Penuh Rasa Syukur dan Mencintai Diri Sendiri
Bersyukur adalah salah satu cara merasa cukup. Menerapkan mindfulness bisa membantu Anda untuk terus melatih rasa syukur dengan menyadari bahwa harga diri Anda sangat berharga. Dengan begini, Anda akan lebih mencintai diri sendiri.
Manfaat Memiliki Mindfulness dalam Kehidupan
Menurut para ahli di SANE, Australia, mindfulness sudah ada selama lebih dari 2.500 tahun. Akan tetapi, teknik meditasi ini baru dijadikan bagian dari psikoterapi di tahun 70-an. Berikut deretan keuntungan memiliki mindfulness bagi pikiran dan tubuh.
Melatih Fokus dan Menikmati Hidup
Melatih kesadaran dapat membantu Anda lebih fokus dan menikmati setiap momen yang terjadi. Selain itu, Anda juga lebih mudah fokus pada ego Anda dan cenderung tidak terjebak dalam kekhawatiran terkait masa depan maupun penyesalan masa lalu. Anda juga tidak akan terganggu oleh kekhawatiran tentang kesuksesan dan harga diri.
Mindfulness akan membantu Anda untuk memiliki kemampuan dalam membangun hubungan yang lebih berkualitas dengan orang lain. Dengan demikian, mindfulness bermanfaat membuat setiap orang lebih menikmati hidup.
Meningkatkan Kesehatan Mental
Psikoterapis telah mengadopsi mindfulness sebagai elemen penting dalam terapi berbagai masalah kesehatan mental. Artinya mindfulness bermanfaat dalam mengatasi stres, gangguan makan, gangguan obsesif kompulsif, hingga depresi. Mindfulness dapat mengurangi rasa cemas berlebih. Ya, meditasi mindfulness, membantu meningkatkan hormon endorfin, sehingga bisa mengurangi pikiran negatif. Hormon endorfin juga bisa meningkatkan kualitas tidur lebih baik.
Menyehatkan Fisik
Teknik mindfulness dapat membantu dalam menjaga tekanan darah tetap stabil dan kesehatan jantung. Lalu memungkinkan mengurangi rasa sakit kronis, meningkatkan kualitas tidur, dan menyelesaikan masalah gangguan pencernaan. Tak hanya itu, melakukan mindfulness secara teratur dapat meningkatkan sistem imun tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit memasuki tubuh, seperti virus Covid-19.
Selain 3 manfaat di atas, mindfulness juga memiliki manfaat lainnya. Mulai dari membantu meningkatkan kreativitas, mencegah gangguan kognitif, hingga menjaga hubungan cinta agar lebih harmonis.
