Tugas dan Tanggung Jawab dari Data Entry
Data entry adalah salah satu posisi yang hampir ada di setiap perusahaan. Posisi data entry dibutuhkan perusahaan untuk membantu memproses informasi dan memastikan data tersebut akurat dan tersimpan dengan baik.
Sebagian orang ada yang mengira data entry itu sama dengan admin. Apakah benar seperti itu? Nah, agar kamu bisa tahu lebih dalam mengenai posisi data entry, mulai dari pengertian, tugas dan tanggung jawab.
Apa Itu Data Entry?
Data entry adalah proses memindahkan data dari fisik menjadi data digital yang dapat diolah oleh software. Sementara itu, mengutip dari Indeed, data entry adalah pekerjaan yang melibatkan penggunaan berbagai proses mulai dari mengetik dan merekam suara kemudian memasukkan data tersebut ke dalam komputer.
Dalam menjalankan tugasnya, seorang data entry tidak hanya sekadar memasukkan data mentah ke komputer, tapi juga memproses pemilihan data apakah data tersebut relevan atau tidak. Posisi data entry sangat membutuhkan kecepatan dan ketepatan karena ia harus memasukkan data dalam jumlah yang besar dan banyak dalam waktu singkat.
Apa itu data entry
Banyak orang yang menyamakan pekerjaan data entry dan admin, padahal keduanya berbeda. Data entry adalah pekerjaan yang lebih mengarah kepada proses input data, sedangkan posisi admin lebih kepada mengurusi kebutuhan administrasi perusahaan. Dengan kata lagi, job desk dari admin lebih luas dari data entry yang hanya fokus pada proses penginputan data.
Biasanya, peran data entry banyak sekali dibutuhkan di industri seperti ritel, transportasi, keuangan, dan pelayanan kesehatan.
Tanggung Jawab dan Tugas Data Entry
Dalam menjalankan tugasnya, seorang data entry tidak hanya menginput data saja, ada tugas lainnya yang mesti dikerjakan, diantaranya:
- Mempersiapkan dan menyortir dokumen sebelum data dimasukkan ke dalam komputer.
- Menginput data ke dalam database milik perusahaan.
- Memeriksa dan memastikan keakuratan data yang sudah diinput ke dalam database.
- Melakukan penyesuaian informasi dan data yang tidak lengkap.
- Membuat backup data yang menjadi bagian dari rencana kontingensi.
- Menanggapi permintaan informasi dari anggota yang berwenang.
- Menguji sistem database baru dan pembaruan dari perangkat lunak.
- Mengelola dokumen dan catatan yang dimiliki perusahaan dengan baik.
- Menyiapkan laporan yang relevan sesuai dengan kebutuhan divisi terkait.
- Menerima dan memproses invoice untuk pembayaran dan memperbarui rincian invoice.
- Selain dari tugas yang disebutkan di atas, seorang data entry juga memiliki tanggung jawab lainnya sesuai dengan kebijakan perusahaan.
