Perbedaan Mutasi dan Rotasi Jabatan
Mutasi dan rotasi adalah hal biasa dalam sebuah organisasi. Lantas apa bedanya mutas dain rotasi. Dari sejumlah sumber mutasi disebutkan adalah suatu perubahan posisi/jabatan/tempat/pekerjaan yang dilakukan pimpinan puncak organisasi kepada seseorang yaitu karyawan (manajemen dan non-manajemen) baik secara horizontal maupun vertikal, baik itu promosi atau demosi.
Sedangkan rotasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: perputaran dan kedua cara menanam berbagai jenis tenaman pada bidang tanah yang sama secara bergilir dalam jangka satu tahun atau lebih.
Rotasi merupakan perputaran atau perpindahan karyawan namun lebih pada perpindahan tempat kerja dengan lingkup dan tugas pekerjaan yang cenderung berbeda agar para karyawan terhindar dari rasa jenuh atau produktifitas yang menurun.
Baik mutasi atau rotasi merupakan bagian dari pengembangan sumberdaya manusia (SDM). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi karyawan, mengembangkan motivasi, meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kerja, mutu proses pekerjaan dan produktifitas serta efisiensi organisasi. Kendati demikian, mutasi bisa bermakna dua yakni promosi dan demosi. Promosia dalah bentuk apresiasi kalau seseorang memiliki kinerja di atas standar organisasi dan berperilaku sangat baik yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan karir.
Promosi artinya akan memperoleh tugas, wewenang, dan tanggung jawab yanglebih besar. Sebaliknya demosi merupakan tindakan penalti dalam bentuk penurunan pangkat atau dengan pangkat tetap tetapi sebagian tunjangan tidak diberikan.
Hal ini dilakukan karena kartaywan yang bersangkutan meski sudah mengikuti pelatihan dan pembinaan persoanal namun tetap saja bekerja dengan kinerja jauh di bawah standar organisasi dan berkelakukan tidak baik.
Yang pasti baik mutasi maupun rotasi, keduanya harus merupakan bagian integral dari sistem keorganisasian.
