Mengenal Apa Itu Profesi HRD (Human Resource Development)
Pekerjaan human resource di Indonesia diketahui dengan banyak sebutan. Ada yang menyebutnya HRD, personalia, ataupun human development. Dari sekian banyak sebutan itu, tugas pokok dan fungsi dari jabatan ini di setiap perusahaan umumnya hampir sama. Berikut ini, hal-hal penting yang perlu diketahui oleh kamu yang mau bekerja di bagian personalia.
Menjamin Kesejahteraan Karyawan
Kenaikan gaji, bonus kerja, ataupun urusan reimburse dan kenaikan jabatan merupakan lahan kerja HRD. Intinya, segala yang berkaitan dengan sumber daya manusia di perusahaan merupakan tanggung jawab kerja HRD.
Selain itu juga, untuk memotivasi semangat kerja karyawan, HRD bisa saja berinisiatif melakukan sesuatu. Ada beberapa perusahaan di Jakarta yang memberikan fasilitas layanan kesehatan, fasilitas asuransi, ataupun tamasya. Semua itu dilakukan agar karyawan di perusahaan tersebut termotivasi untuk memberikan kinerja maksimal kepada perusahaan.
Bagi perusahaan yang cukup besar, pekerjaan human resource bahkan dibentuk sebuah departemen yang lengkap. Ada bagian kerja dokumentasi karyawan, ada juga bagian komunikasi, sampai bagian administrasi tentunya. Dari semua bagian itu, tugas pokoknya satu yaitu menjamin agar semua karyawan merasa kerasan bekerja di perusahaan dan bisa memberikan kinerja yang maksimal.
Menjamin Komunikasi Internal yang Baik
Salah satu tugas pokok bagian personalia ada menjamin terjalinnya komunikasi yang baik di antara semua elemen sumber daya manusia di dalam perusahaan.
Biasanya, semakin besar perusahaan, maka jumlah karyawan akan semakin banyak. Oleh karena itu, jika komunikasi yang terjalin tidak bagus, maka kinerja perusahaan tentu akan terganggu.
Tantangan besar bagi bagian HRD adalah menjamin kelancaran komunikasi itu agar hubungan antara masing-masing elemen dalam perusahaan tidak “kusut”.Hal ini memerlukan keahlian khusus.
Tidak hanya skill komunikasi, tapi juga skill manajerial yang tangguh diperlukan untuk mewujudkannya. Pekerjaan human resource yang satu ini perlu dipahami oleh semua yang terlibat di departemen HRD.
Tugas HRD berbeda dengan Tugas Personalia
Meski serupa, namun ada sedikit perbedaan antara tugas pokok HRD dengan Bagian Personalia. Perbedaan terletak pada ruang lingkup kerjanya. HRD memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan bagian Personalia.
Hal itu disebabkan oleh peran HRD yang sudah berhubungan dengan calon karyawan sejak awal proses rekrutmen hingga urusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Nah, bagian Personalia bertugas mengelola Sumber Daya manusia (SDM) untuk berbagai kegiatan yang terkait dengan administrasi karyawan. Nah, jelaslah bahwa tugas mereka lebih erat kaitannya dengan hubungan komunikasi internal antara karyawan dan staff di perusahaan.
Pekerjaan Human Resource Mirip dengan Polisi
Waduh apa nih maksudnya? Apabila kita mengibaratkan perusahaan sebagai miniatur negara, maka HRD dan Personalia adalah polisi lho!
Tugas mereka adalah menjaga “keamanan” perusahaan dalam beraktivitas. Tanggung jawab ini dibebankan kepada HRD dan Personalia karena merekalah “polisi” yang harus menertibkan segala sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan masyarakat, yang dalam tiap perusahaan adalah para karyawan.
