Seberapa Dalam Jurusan Teknik Elektro Mempelajari Pemrograman?
Jurusan Teknik Elektro Mempelajari Pemrograman? – Saat ini, pengendalian sistem telah banyak difasilitasi oleh perangkat lunak yang dikendalikan oleh operator kendali. Sebagian besar perangkat lunak tersebut telah dirancang dengan penampilan yang ramah pengguna (user friendly). Oleh karena itu, kemampuan bahasa pemrograman tidak hanya diperuntukkan untuk jurusan komputer seperti teknik informatika dll, tetapi juga dipelajari oleh jurusan lain salah satunya ialah teknik elektro. Kemampuan pemrograman dapat sangat membantu pembentukan pola pikir yang teratur dan sistematis. Berikut penjelasan mengenai bahasa pemrograman yang kemungkinan akan dipelajari oleh jurusan teknik elektro.
- High-level programming vs low-level programming, low level lebih dekat ke bahasa mesin, sedangkan high level lebih dekat ke bahasa manusia. Keduanya digunakan di beberapa perkuliahan, dosen menjelaskan sepintas cara penggunaannya, lalu mahasiswa hands-on di tugas, lebih jauh mahasiswa biasanya belajar mandiri.
- Kedalaman pemahaman, pemograman hanya difungsikan sebagai alat bantu untuk menyelesaikan masalah atau mencari solusi. Selama mahasiswa dapat memenuhi standar kelulusan mata kuliah maka bisa lulus perkuliahan, untuk lebih jauh memahami pemograman biasanya perlu belajar mandiri.
Di perkuliahan teknik elektro dasar-dasar pemograman yang digunakan cenderung luas, sedangkan kalau sudah masuk dunia kerja kebanyakan tidak tersentuh.
Beberapa pemograman di jurusan elektro diantaranya ialah:
- Assembly, diajarkan di kuliah sistem digital dan aplikasi mikroprosesor.
- VHDL, diajarkan di kuliah bahasa deskripsi perangkat keras, digunakan untuk mendesain rangkaian logika dengan teks.
- PLC, cara memorgramnya ada 5, dulu cuma diajarkan dengan ladder diagram saja.
- C/C++, dasar algoritma dan pemrograman.
- Analisis dan perancangan algoritma, sedikit memprogram.
- OOP, bisa pakai C#, bisa juga pakai Java.
- Struktur data, array, linked list, stack, tree, graph, dsb; pakai C#.
- Matlab, ini digunakan di kuliah-kuliah yang butuh hitungan matriks, kalau perhitungan sederhana ngerjainnya di kertas, kuliah yang berurusan dengan gambar/video (matriks pixel) seperti image processing, video processing, computer vision juga pakai Matlab.
- Matlab Simulink, juga dipakai untuk simulasi, dan beberapa kuliah lainnya. Di konsentrasi sistem kontrol banyak dipakai.
- Pemrograman dan arsitektur paralel, shared memory, multithread, multi process, dsb. Pilihan library-nya banyak MPI, Open MP, MPIch, CUDA, dsb.
- Metode numerik, diajarkan mencari nilai optimal (maximum atau minimum) dari persamaan, algoritma yang dipakai bisection, newton raphson, secant, regresi polinomial, dsb. algoritma aneh-aneh juga diulas sepintas, algoritma genetika, hill climbing, swarm optimization, simulated annealing, bee colony, ant colony, dsb. Bisa pakai bahasa pemograman apa saja, dulu banyak pakai Matlab. Tugas yang pakai pemograman hanya satu atau dua saja, selebihnya banyak mengerjakan di kertas termasuk quiz dan UAS.
- Sistem operasi, perintah-perintah bash/shell, program pendek untuk proses, fork, pipe, pci, mod kernel, dsb.
- Basis data, normalisasi, DDL, DML, DCL, dulu pakai Oracle.
- Pemograman web.
- Matematika diskrit salah satu tugasnya butuh pemograman.
- Robotika/mekatronika praktikumnya ada pemogramannya.
- Antarmuka komputer, ngomongin USB, SATA, PATA, RS232, FO, segala macam konektor kabel/wireless untuk arus data, tugasnya mirip embedded system.
- Keamanan data/kriptografi, sedikit pemograman.
- Software-software analisis daya, SCADA, dan HMI kadang ada sedikit pemogramannya.
Sebenarnya selama perkuliahan lebih banyak mengerjakan matematika di kertas daripada mengetik program, program hanya alat bantu saja kalau tugasnya terlalu panjang jika ditulis di kertas, kecuali perkuliahan yang software banget.
Malah perkuliahan teknologi informasi di elektro tidak ada pemogramannya sama sekali, lebih banyak membahas konsep data dan informasi serta sedikit bisnis.
Kuliah yang tidak ada pemogramannya isinya matematika dan fisika, seperti rangkaian elektrik, elektronika, telekomunikasi, konversi energi, sistem kontrol/kendali, kalkulus, fisika, matematika teknik, dsb.
Mungkin yang membedakan dengan perkuliahan informatika/ilmu komputer di sana tidak mempelajari teori kelistrikan dan elektronika, lalu untuk telekomunikasi fokusnya di jaringan komputer.
Lalu, kuliah pemograman web di elektro sedikit peminatnya, dan pemograman mobile tidak ada kuliahnya. Jurusan Teknik Elektro Mempelajari Pemrograman?
Memang sudah sewajarnya ilmu-ilmu praktis tidak diajarkan di perguruan tinggi, karena tidak semua yang masuk perguruan tinggi ingin menjadi praktisi di industri.
Jurusan Teknik Elektro Mempelajari Pemrograman?
Sumber : https://id.quora.com/Seberapa-dalam-pemrograman-di-jurusan-Teknik-Elektro
