Cara Efektif Jual Foto Online dan Rekomendasi Website Stok Foto
Anda menyukai fotografi dan punya banyak hasil fotografi yang menarik? Daripada hanya menumpuk di memori dan diunggah ke media sosial saja, bagaimana kalau Anda mencoba jual foto online? Sudahkah Anda tahu cara membuat website jualan online untuk foto-foto Anda?
Coba bayangkan. Selain mendatangkan penghasilan tambahan, jual foto online juga bisa membantu membangun karier Anda sebagai fotografer profesional. Lumayan banget, kan?
Di artikel kali ini, kami sudah merangkum beberapa situs jual foto terbaik dan tips-tips jitu untuk menghasilkan uang dari hobi fotografi Anda.
Agar bisa memilih situs yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan jenis fotografi yang diminati dan pasar yang dituju.
Nah, tapi tidak perlu khawatir. Pastinya kami siap membantu Anda. Langsung saja simak artikelnya!
11 website jual foto terbaik
Sebagian besar fotografer yang jual foto online menjadikan stock photography (stok foto) sebagai sumber pendapatan utama mereka.
Melalui website stok foto, para fotografer mengunggah hasil fotonya sendiri ke platform online agar dapat dilihat calon pelanggan. Ketika foto berhasil menarik pelanggan, mereka akan membeli lisensi untuk menggunakannya. Setelah itu, hasil penjualan akan dibagi untuk Anda sebagai fotografer dan website tempat foto dijual.
Anda mungkin sudah pernah mendengar Getty Images, salah satu perusahaan stock image paling populer. Tapi, masih ada banyak sekali platform microstock lainnya di luar sana.
Setiap platform memiliki ketentuan komisi, lisensi, dan keeksklusifan yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum membuat akun di suatu platform stok foto, pastikan Anda membaca persyaratannya terlebih dulu.
Anda juga bisa menggunakan lebih dari satu platform stok foto. Seperti yang akan kita bahas di bagian berikutnya, sebaiknya Anda memiliki pendapatan dari beragam sumber yang berbeda.
Dengan mempertimbangkan hal-hal ini, berikut rekomendasi plaftorm stok foto dan website jual foto online terbaik dari kami.
1. Getty Images
Getty Images bisa dikatakan sebagai platform stok foto yang menawarkan kualitas terbaik di internet. Platform ini sangat cocok untuk klien yang menginginkan hasil foto berkualitas terbaik, hak eksklusif atas gambar khusus, dan rela membayar lebih mahal untuk foto yang mereka butuhkan.
Karena banyak klien Getty Images yang merupakan jurnalis, publikasi berita, dan perusahaan media besar, bisa dipastikan foto-foto yang ditawarkan memiliki kualitas tinggi. Tapi, jangan kaget kalau harganya juga cukup tinggi.
Kelebihan Getty Images
- Berkualitas tinggi. Karena platform ini menampilkan foto-foto terbaik, foto Anda yang berhasil dimuat di sini memiliki nilai tambah tersendiri.
- Profitabilitas. Gambar-gambar yang dijual di platform ini dipatok dengan harga tinggi.
- Profesionalisme. Platform profesional ini juga digunakan oleh fotografer dan pelanggan profesional.
Kekurangan Getty Images
- Peluang rendah. Sulit bagi fotografer baru untuk mengunggulkan fotonya.
- Keeksklusifan. Karena adanya ekspektasi kualitas tinggi, foto Anda harus benar-benar menarik.
- Profesional. Website ini kurang cocok bagi pemula.
2. Dreamstime
Di Dreamstime, Anda bisa menemukan beragam jenis foto, mulai dari foto berkualitas tinggi karya fotografer profesional hingga hasil jepretan kamera smartphone. Platform ini merupakan penyedia utama foto bagi Google Ads. Itulah sebabnya peminat foto yang Anda jual di sini akan sangat beragam.
Dreamstime memiliki beberapa batasan bagi orang-orang yang jual foto online di website ini, tetapi memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan hingga 12 dolar per lisensi foto.
Apalagi jika foto Anda eksklusif untuk Dreamstime, keuntungan yang didapatkan bisa lebih tinggi lagi.
Kelebihan Dreamstime
- Aksesibilitas. Siapa saja dapat mengupload foto untuk dijual di sini.
- Kualitas. Hasil jepretan smartphone juga boleh diupload selama memiliki kualitas yang cukup baik.
- Praktis. Anda bisa mengupload, mengelola, dan memberikan lisensi gambar Anda dengan mudah melalui aplikasi Dreamstime di iOS dan Android.
Kekurangan Dreamstime
- Keeksklusifan. Hanya foto yang dijual di platform ini yang bisa mendapatkan penghasilan tertinggi.
- Persyaratan. 70% portofolio Anda harus ada di platform selama minimum 6 bulan.
- Kompetisi. Karena sudah ada lebih dari 71 juta gambar, gambar Anda akan sulit menonjol.
3. 500px
500px tidak hanya dirancang sebagai situs stok foto, tetapi juga tempat bertemunya komunitas fotografer profesional.
Selain mengupload dan menjual hasil foto, Anda juga bisa mengikuti fotografer lain, ikut serta dalam diskusi seputar fotografi, dan memenangkan hadiah dari kompetisi Photo Quest.
Anda akan menerima komisi 30% dari foto non-eksklusif yang Anda upload dan komisi 60% dari foto eksklusif untuk 500px.
Kelebihan 500px
- Komunitas. Jalin relasi dengan fotografi lain, saling mengapresiasi karya, dan belajar banyak hal seputar fotografi.
- Komisi. Anda bisa jual foto online mulai dari harga 35 dolar dengan komisi hingga 60%.
- Pembayaran. Setiap fotografer bisa menerima pembayaran mulai dari 25 dolar.
Kekurangan 500px
- Penghasilan lebih sedikit. Anda hanya akan menerima setengah komisi dari foto non-eksklusif Anda yang terjual di website ini.
- Listing otomatis. Kecuali jika Anda tidak menyetujuinya, semua foto yang Anda upload akan otomatis dijual di Marketplace.
- Keeksklusifan. Hanya anggota komunitas 500px yang bisa mengupload foto untuk dijual.
4. Alamy
Dengan harga lisensi mulai dari 19,99 dolar, Alamy menjadi salah satu situs stok foto yang menjalankan strategi “volume over value” dalam menjual foto online.
Meski foto-foto berkualitas DSLR lebih diterima, Alamy juga mengklaim “menerima semua foto yang Anda miliki” dan dikenal menerima hasil jepretan kamera iPhone.
Platform ini memiliki sedikit persyaratan konten, dashboard yang mudah digunakan, serta opsi untuk mengupload gambar, video, dan vector art.
Kelebihan Alamy
- Aksesibilitas. Anda bisa mendaftarkan diri sebagai fotografer dengan mudah dan mengupload foto dalam beragam kualitas di website ini.
- Keragaman. Selain fotografer, pekerja kreatif lainnya pun bisa mencari uang di platform ini karena juga menerima video dan karya seni lain.
- Konten. Selama masih dalam batas wajar, semua jenis konten diterima di platform ini.
Kekurangan Alamy
- Kompetisi. Karya Anda akan bersaing dengan lebih dari 122 juta gambar, video, atau vector art lainnya.
- Harga. Karena harga awal cukup rendah, terkadang foto Anda bisa terjual dengan harga yang terlalu murah.
- Kualitas. Karena menerima beragam kualitas, Alamy tidak memiliki reputasi sebagai platform berkualitas tinggi di antara pelanggan.
5. Adobe Stock
Adobe memiliki banyak produk untuk desain grafis seperti Photoshop, Lightroom, dan Bridge. Itu sebabnya wajar jika perusahaan ini memiliki layanan stok foto sendiri, yaitu Adobe Stock.
Karena semua orang yang memiliki Adobe ID bisa mengakses stok foto di website ini dan menguploadnya langsung ke produk Adobe lainnya, foto yang Anda upload pasti akan memiliki audiens.
Selain karya fotografi, Adobe Stock juga menerima gambar vektor, ilustrasi, dan video.
Kelebihan Adobe Stock
- Audiens. Karena platform ini terhubung ke produk Adobe lainnya, ada audiens luas yang siap menerima foto Anda.
- Integrasi. Integrasi canggih dengan produk Adobe dan Creative Cloud memudahkan para pekerja kreatif untuk menggunakannya.
- Penentuan harga yang mudah. Jika dibandingkan dengan platform stok foto lainnya, penentuan harga di sini lebih mudah dan transparan.
Kekurangan Adobe Stock
- Komisi rendah. Anda hanya akan menerima komisi sebesar 33% dari penjualan gambar, dan minimum 20% komisi dari gambar yang terjual ke pelanggan tertentu.
- Volume. Meski terhubung ke produk Adobe, beberapa fotografer merasa penjualannya lebih rendah dibandingkan di platform stok foto terkenal lainnya.
- Usia. Adobe Stock masih relatif baru di pasaran, yang artinya website ini mungkin memiliki potensi besar atau sedikit tertinggal.
Tag:bisnis, fotografi, usaha kreatif
