Mengenal Linguistik, Ilmu yang Harus Dikuasai Bagi Setiap Orang yang Mempelajari Bahasa
Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa kalau ada tiga ekor tikus, kita harus menyebutnya dengan three mice dalam bahasa Inggris, kenapa tidak three mouses? Selain itu, kalau satu gigi disebutnya tooth, kenapa kalau giginya banyak disebutnya teeth? Kenapa juga cara baca kata tree dan three berbeda, meski hurufnya cuma beda satu? Mengapa? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini adalah pertanyaan yang mendorong minat belajar orang-orang Linguistik. Linguistik adalah ilmu yang berfokus pada bahasa dan penggunaannya sebagai alat komunikasi. Linguistik juga mempelajari struktur bahasa dan segala aspek yang melingkupinya, termasuk psikologi dan sosiologi. Nah, di dalam cabang ada cabang lagi nih.
Linguistik sendiri memiliki beberapa cabang ilmu, yaitu :
-
Phonetics/Fonetik
Fonetik adalah bagian ilmu dalam linguistik yang mempelajari bunyi yang diproduksi oleh manusia. Di sisi lain fonologi adalah ilmu yang berdasarkan fonetik dan mempelajari sistem fonetika.
-
Phonology/Fonologi
Fonologi adalah cabang linguistik yang berkaitan dengan bunyi atau ilmu tentang bunyi. Fonologi juga mengkaji tentang fonetik, yang di mana fonetik merupakan bagian dari fonologi. Keduanya hampir mirip.
-
Morphology/Morfologi
Cabang ilmu Linguistik yang satu ini mempelajari morfem, yaitu bagian terkecil dari bahasa yang memiliki arti. Dengan kata lain, ilmu yang satu ini adalah ilmu paling kepo, yaitu meneliti hingga potongan-potongan paling detail dalam bahasa.
-
Syntax/Sintaksis
Sintaktis adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang hubungan yang terjadi antar frasa dalam struktur kalimat. Singkatnya, sintaktis adalah cabang linguistik yang mengkaji struktur kalimat.
-
Semantics/Semantik
Semantik adalah cabang linguistik yang mengkaji tentang makna kata atau kalimat. Semantik memiliki cabang-cabang sebagai berikut :
- Semantik gramatikal, membahas makna yang didasarkan hubungan dalam struktur gramatikal atau pada tataran kalimat.
- Semantik historis, membahas tentang sejarah dan perubahan makna.
- Semantik leksikal, membahas makna secara leksikal atau pada tataran kosa kata. Cabang ini melahirkan kajian baru yakni leksikologi dan leksikografi.
-
Pragmatics/Pragmatik
Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari hubungan antara konteks dan makna. Ilmu ini mempelajari bagaimana penyampaian makna tidak hanya bergantung pada pengetahuan linguistik (tata bahasa, leksikon, dll) dari pembicara dan pendengar, tapi juga dari konteks penuturan, pengetahuan tentang status para pihak yang terlibat dalam pembicaraan, maksud tersirat dari pembicara.
Enam cabang ilmu Linguistik di atas belum semuanya. Kalau kamu mempelajari ilmu bahasa, nantinya kamu juga akan bertemu cabang Linguistik lainnya, seperti: Sociolinguistics/Sosiolinguistik, Psycholinguistics/Psikolinguistik, Discourse Analysis/Analisis Wacana, atau bahkan Ilmu Linguistik Terapan, misalnya Teaching English as a Foreign Language.
demikianlah penjelasan mengenai ilmu linguistik. Semoga bisa jadi pencerahan buat kamu yang sedang mempelajari ilmu bahasa dan sastra.
