Apakah Kecemasan (Anxiety) dan Depresi dapat Sembuh dengan Sendirinya?
Kecemasan adalah keadaan emosi tanpa objek tertentu. Kecemasan dipicu oleh hal yang tidak diketahui dan menyertai semua pengalaman baru, seperti masuk sekolah, memulai pekerjaan baru atau melahirkan anak. Kesembuhan Gangguan Kecemasan dan depresi yang dialami sesorang sangat tergantung dengan tingkat depresi dan kecemasan yang diderita oleh seseorang selama masih dalam tahap ringan dan tidak mengganggu keberfungsian dalam kegiatan sehari hari, mungkin depresi dan kecemasan ini dapat hilang dengan sendirinya. Dengan cara apa? bisa dengan berolahraga, istirahat sejenak dari aktifitas yang sedang dijalani, dan sebagainya.
Namun demikian, apabila depresi ini sudah masuk ke tingkat yang parah, seperti sudah mulai ada pikiran untuk melakukan bunuh diri atau bahkan sudah sampai melukai diri sendiri, penanganan profesional sangat dibutuhkan. Seseorang yang mengalami depresi di tingkat parah biasanya mengalami distorsi kognitif yang sangat kuat.
Beberapa contoh dari distorsi kognitif yang biasanya dialami oleh para penderita kecemasan dan depresi
Distorsi kognitif adalah pemikiran yang muncul pada pikiran seseorang yang sama sekali tidak akurat dan sejalan dengan realita. Pada penderita depresi dan kecemasan, distori kognitif yang muncul ini biasanya bersifat negatif, seperti misalnya:
“Semua orang di dunia ini membenciku.”
atau mungkin
“Aku ini memang orang tidak berguna.”
dan sebagainya.
Mengurai dan memperbaiki distorsi kognitif ini tidaklah mudah, dan tidak bisa dilakukan sendiri oleh para penderita depresi dan kecemasan. Ada cara cara dan mekanisme khusus yang harus dilakukan, yang mana hal ini sudah dikuasai oleh para profesional di bidang kesehatan mental.
