Apa itu Prosesor ?
Unit pemrosesan pusat, kadang-kadang disebut prosesor pusat, prosesor tunggal atau unit prosesor pusat, adalah sirkuit elektronik otomatis yang mengeksekusi perintah yang berisi program komputer melalui serangkaian tahapan. CPU melakukan fungsi input/output seperti membaca/menulis ke perangkat tertentu, melakukan aritmatika dasar, logika, dan operasi kontrol lainnya yang ditentukan oleh perangkat lunak dalam aplikasi. Ini mengontrol perangkat keras seperti printer, keyboard, kartu video, Ethernet dan perangkat USB, antara lain. CPU dapat mengontrol banyak program yang berbeda secara bersamaan. CPU dapat dikontrol secara langsung oleh perangkat lunak atau dapat dikontrol secara tidak langsung melalui mikroprosesor, prosesor diskrit, unit pemrosesan terpusat, atau sirkuit terintegrasi khusus aplikasi (APIC). Itu dapat melakukan tugas yang berbeda tergantung pada jenis program atau perangkat lunak yang digunakan.
Chip mikroprosesor di dalam unit pemrosesan pusat terbuat dari beberapa komponen seperti set instruksi mikrokode, kode kontrol mikroprosesor, ROM perangkat keras dan register CPU, memori akses acak (RAM) untuk penyimpanan sementara dan pelaksanaan instruksi, sirkuit kontrol, port I/O perangkat keras , dan antarmuka komunikasi seperti bus serial, USB, paging, telepon digital, jaringan dll. Selain itu, sejumlah komponen lain yang disebut perangkat periferal digunakan bersama dengan mikroprosesor. Perangkat periferal tipikal adalah keyboard, mouse, monitor, keypad, gaming pad, kamera digital, kamera video, print head, sistem keamanan, ponsel, dll. Periferal tertanam di dalam CPU atau terpasang ke CPU. Mereka membantu CPU untuk menjalankan berbagai aplikasi. Contoh perangkat periferal tersebut termasuk printer, mesin faks, kamera digital, sistem GPS, modem radio, telepon nirkabel, dll.
Penemuan komputer pribadi dan motherboard yang terkait memungkinkan integrasi berbagai teknologi pemrosesan yang berbeda. Salah satunya adalah komputasi Portabel di mana CPU dan chip lainnya dapat dengan mudah dipindahkan dari satu CPU ke CPU lainnya tanpa repot. Bentuk paling awal dari prosesor ini adalah yang multitasking di mana program dapat dieksekusi secara paralel. Prosesor ini menggunakan instruksi baris instruksi dan tidak memungkinkan untuk operasi cabang. Setelah pengenalan komputer mainframe, prosesor multitasking digantikan oleh prosesor mainframe di mana mereka tetap tidak berubah.
Transformasi besar terjadi ketika unit pemrosesan grafis (CPU) diperkenalkan. Prosesor ini menemukan aplikasi dalam permainan komputer dan animasi. Setelah ini, istilah baru ‘ocard’ juga diciptakan yang merupakan singkatan dari chip komputer tujuan umum. CPU tujuan umum mampu menjalankan aplikasi tujuan umum dan khusus. Desain CPU paling awal melihat empat lapisan pemrosesan:
Mikroprosesor adalah komponen penting dalam CPU. Mikroprosesor mengeksekusi instruksi yang diberikan oleh perangkat lunak aplikasi melalui bus komputer. Berbeda dengan desain prosesor PC desktop, di mana mikroprosesor adalah pusatnya, unit pemrosesan pusat (CPU) laptop lebih sering disebut unit pemrosesan pusat atau CPU. Di komputer pribadi, CPU hampir selalu terletak di dalam casing PC bersama dengan RAM tambahan dan penyimpanan hard disk.
Tugas utama CPU adalah mengeksekusi instruksi yang diterima dari perangkat lunak atau pengguna. Instruksi dibaca dari chip atau diinterpretasikan ke dalam kode biner. Jika chip yang buruk dipasang, itu pasti akan menyebabkan tidak berfungsinya prosesor. Chip inilah yang kemudian akan menerjemahkan instruksi ke dalam representasi numerik yang sebenarnya. Arti instruksi dapat dilihat dengan jelas di monitor saat komputer dinyalakan.
Saat menjalankan instruksi, prosesor mengambilnya dari memori dan kemudian memprosesnya ke dalam bentuk biner. Setelah operasi ini, isi chip kemudian disimpan ke dalam register atau dapat diakses dari cache. Di PC desktop, prosesor melakukan tugas serupa tetapi di laptop, tugasnya agak berbeda. Berbeda dengan PC desktop, CPU harus menangani lebih dari satu tugas pada satu waktu.
Ada tiga jenis prosesor: prosesor tujuan umum, prosesor multitasking dan prosesor tertanam. Prosesor serba guna lebih bersifat umum dan biasanya digunakan di desktop. Jenis prosesor ini dapat digunakan untuk aplikasi rumah dan kantor biasa serta untuk konsol game dan aplikasi profesional kelas atas lainnya. Prosesor multitasking di sisi lain ideal untuk menghubungkan ke beberapa perangkat secara bersamaan. Prosesor tertanam adalah komputer khusus yang dirancang khusus untuk memenuhi tugas tertentu dan sebagian besar tertanam dalam sistem komputer yang disesuaikan.
