Tips Jitu Agar Bersemangat untuk Belajar dan Berhenti Membuang-Buang Waktu
Suasana hati atau mood adalah hal yang rumit. Sekarang kamu merasakannya, kemudian tidak. Hal ini dikarenakan suasana hati—baik positif atau negatif—hanyalah keadaan pikiran atau perasaan yang sementara. Kamu tidak bisa memberikan nilai pasti padanya karena suasana hati bersifat berubah-ubah, yang mungkin kamu nilai lebih atau kurang, tergantung pada hari itu.
Dan, mengapa hal ini penting? Karena dalam belajar, kamu akan punya rencana tindakan yang kokoh, dapat diandalkan, dan dapat diprediksi. Sesuatu yang bisa kamu jalani hari demi hari untuk bergerak maju.
Mungkin kamu membaca jawaban ini sebagai seorang siswa sekolah menengah atau mahasiswa, dan merasa bahwa jalan menuju kelulusan atau wisuda akan memakan waktu yang lama. Saya pernah mengalaminya dan saya paham situasimu. Kamu memiliki begitu banyak harapan pada diri sendiri, dan kemungkinan besar orang lain (seperti orang tua dan profesormu) juga memiliki harapan terhadap dirimu. Namun sekarang, menit ini, tahun ini, saya ingin kamu berjanji pada diri sendiri bahwa untuk maju, kamu akan belajar untuk dirimu sendiri. Karena manfaat yang akan kamu dapatkan dari menyelesaikan studimu akan lebih besar daripada semua kesulitan yang dialami sekarang.
Ada tiga nasihat yang saya punyai untukmu.
#1. Bersikap baiklah pada otakmu. Perlakukanlah dia seperti teman. Temanmu ini jenius! Dia adalah superkomputer yang dapat membantu memecahkan masalah yang kamu hadapi dalam hidup (termasuk ujian). Namun, dia perlu perawatan ekstra. Saya akan membahas soal ini nanti.
#2. Fokus pada kualitas waktu yang dihabiskan untuk belajar. Bukan masalah jumlah jam duduk di meja belajarmu. Menjadi sukses tidak menghabiskan waktu 12 atau 16 jam sehari.
#3. Latih otakmu. Lakukan hal ini agar dia bekerja sama denganmu, seperti yang seharusnya dilakukan oleh seorang teman baik, dan bukan justru memusuhimu. Lalu, bagaimana caranya melatih otak?
✅ Pelajari materi yang paling sulit di pagi hari.
- Apa alasannya? Bagi sebagian besar orang, kinerja terbaik pada otak terjadi 2-4 jam setelah bangun tidur. Inilah saatnya otakmu bisa fokus pada pemikiran analitis—dalam belajar, ini bisa berupa membaca, menulis, coding, menganalisis, berpikir kritis, atau memecahkan masalah.
- Seberapa pagi? Kalau kamu bangun jam 8, waktu terbaikmu antara jam 10 dan 12. Kamu bisa memperpanjang waktu ini sampai makan siang untuk memaksimalkan kinerja terbaikmu. Matikan volume ponsel dan hindari distraksi seperti email, menonton berita, atau umpan media sosial.
- Apa saja manfaatnya? Bekerja keras pada pagi hari memungkinkan otak untuk fokus sepenuhnya pada masalah yang dihadapi, dengan lebih sedikit gangguan dan dengan banyak energi yang kamu peroleh dari malam yang nyenyak.
✅ Gunakan pengatur waktu untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih lama.
- Meninjau kembali (reviewing) bahan pelajaran. Atur waktu 30 atau 60 menit untuk memaksimalkan konsentrasi; atau, kamu juga bisa mencoba teknik Pomodoro untuk pembagian waktu yang lebih pendek.
- Latihan untuk ujian. Gunakan pertanyaan tinjauan (review) dari buku teks atau buat pertanyaanmu sendiri berdasarkan konsep paling penting dari setiap bab. Tulislah pertanyaan-pertanyaan tersebut pada selembar kertas. Kemudian, gunakan teknik Pomodoro untuk memberi waktu yang singkat untuk menjawab setiap pertanyaan.
- Bicarakan materi itu. Saat mempelajari materi baru untuk pertama kalinya, tulis garis besar poin-poin dasar dan kemudian bacalah dengan keras. Ini membantumu meninjau, mengingat, dan mempertahankan informasi yang sudah kamu pelajari dengan cara yang jauh lebih baik daripada hanya diam melihat materi dan menulis catatan.
✅ Visualisasikan keberhasilan dalam sebuah ujian yang penting.
- Apa alasannya? Teknik ini disebut membangun mental model: kamu membayangkan secara rinci bagaimana kamu mengharapkan segala sesuatunya akan berjalan selama ujian. Dengan bercerita kepada diri sendiri, kamu melatih otak untuk mengantisipasi hasil yang positif.
- Bagaimana cara melakukannya? Luangkan waktu 5-10 menit untuk memvisualisasikan apa yang terjadi pada hari ujian. Pikirkan semua langkah yang akan kamu ambil (dari menerima soal ujian hingga menulis jawabannya). Antisipasi pertanyaan mana yang mungkin kamu anggap menantang, dan dekati cara yang mana kamu akan berusaha memberikan jawaban terbaik. Bayangkan dirimu merasa senang setelah ujian dengan jawaban yang sudah kamu tulis.
✅ Hadiahi diri sendiri atas usaha yang sudah kamu lakukan.
- Kamu lebih suka bersosialisasi? Hubungi temanmu pada akhir pekan daripada menonton TV. Penting sekali untuk berbagi pengalaman hidup, baik maupun buruk, dengan orang lain. Temukan sesuatu yang lucu untuk ditertawakan. Tertawa akan meningkatkan hormon bahagia (endorfin) yang membantumu merasa lebih rileks.
- Atau, apakah kamu lebih suka menghabiskan waktu sendirian daripada bersama keluarga? Siapkan makan malam, nikmati makanan, luangkan waktu untuk menyelesaikan teka-teki, membuat sketsa, menulis, atau melakukan proyek menyenangkan apa pun yang meningkatkan kreativitas.
✅ Tidur yang cukup untuk membantu otakmu memilah informasi baru.
- Mengapa? Ahli saraf percaya bahwa tidur dapat membantu kita belajar dan menghafal dengan lebih baik. Apa yang terjadi jika kita tidak cukup istirahat? Kurang tidur kronis dapat mengurangi kemampuan kognitif, berdampak negatif pada konsentrasi, dan bahkan mengurangi IQ-mu.
- Bisakah kamu tidur dengan optimal? Tidurlah miring. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, jalur glymphatic otak (pertukaran dua cairan, cairan serebrospinal di otak dan cairan interstisial di tubuhmu) membantu menghilangkan ‘sampah otak’, dan proses eliminasi ini paling efektif saat kita tidur miring.
- Bagaimana kamu bisa bersantai dengan cepat pada malam hari? Matikan barang-barang elektronik 30 menit sebelum tidur. Minum teh non-kafein seperti lemon verbena atau akar valerian, atau coba suplemen melatonin (hormon tidur yang dapat membantumu tertidur lebih cepat dan meningkatkan kualitas tidur). Lakukan sesuatu yang menenangkan—dengarkan musik atau tutup mata dan tarik napas dalam-dalam selama 10 hitungan untuk membantumu bersantai.
