Kuasai Keterampilan Ini Saat Umur Anda Mulai Masuk 20 tahun
Di umur 20-an kemungkinan besar anda sedang kuliah. Meskipun sudah meninggalkan dunia sekolah, bukan berarti kamu sudah memiliki semua yang kamu butuhkan untuk menatap masa depan. Melainkan, masih banyak sekali skill yang harus kamu pelajari di fase ini, terutama skill yang pada dasarnya tidak diajarkan di sekolah atau pun di kampus.
Pada dasarnya di fase ini kamu harus bisa mandiri dalam artian kamu harus bisa menyelesaikan segala sesuatu dengan kemampuan kamu sendiri terlebih dahulu, meskipun jika nantinya kamu membutuhkan pertolongan orang lain. Untuk memperkuat pondasi kamu, berikut 10 skill yang harus kamu pelajari di umur 20-an.
1. Skill Untuk Mengontrol Keuangan
Skill yang harus kamu pelajari di umur 20-an pertama adalah yang berkaitan dengan keuangan. Masa muda memang masa yang paling labil, semua orang sudah tahu itu. Masa ini lebih banyak dihabiskan orang dengan ‘berhura-hura’, terutama hal-hal yang bersangkutan langsung dengan uang. Penting sekali memang untuk melewati hari-hari masa mudamu dengan bersenang-senang karena kamu tidak akan punya kesempatan lain selain masa muda. Namun ketahuilah, banyak cara untuk mencari kesenangan di luar sana tanpa menghabiskan uang.
Di masa ini, kamu harus bisa mengontrol keuanganmu, apalagi jika kamu sudah mulai berpenghasilan sendiri. Menghasilkan uang sendiri cenderung membuat orang boros karena segi kepuasan yang didapatkan dan faktor kebutuhan lainnya. Justru jika kamu sudah berpenghasilan sendiri, kamu harusnya bisa lebih berhemat karena kamu tahu bagaimana susahnya mencari uang. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang masih dibiayai orang tahu, misalnya mereka yang merantau untuk kuliah.
Cari alternatif lain untuk setiap kebutuhanmu yang pastinya bisa menekan pengeluaran. Jika ingin berlibur, manfaatkan promosi paket wisata yang sedang ada dan booking akomodasi seperti hotel dan transportasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Intinya, kamu harus mempelajari skill untuk mengontrol keuangan di detik ini juga.
2. Skill Untuk Menerima Kritik
Di umur 20-an ini kita masih berada di tahap pembelajaran yang sebenarnya memang tidak akan pernah berhenti hingga hidup usai. Di masa inilah kita dituntut untuk bisa beradaptasi dengan segala sesuatu, dan di masa ini kita bisa belajar lebih cepat karena kita masih muda. Namun karena kita masih dalam tahap pembelajaran, kita akan sering menerima kritik dari siapapun di sekitar kita. Belajarlah untuk menerima kritik dari siapapun. Jangan kedepankan ego masing-masing. Terimalah kritik dan belajar darinya. Menganggap diri benar lewat perkataan hanya akan membuat kritikan menjadi permasalahan, sebaliknya, tunjukkan bahwa kamu benar dan bisa belajar lewat perbuatan.
Memang benar, tidak ada yang senang dikritik apalagi disalahkan terhadap suatu situasi padahal kita sedang dalam tahap mencoba dan belajar. Kamu harus mulai belajar untuk menerima kritik di segala situasi, bukan untuk membuktikan bahwa kamu salah dan menyenangkan orang lain yang mengkritikmu, melainkan untuk membuatmu bisa terus berkembang tanpa dihalang-halangi oleh kritikan yang tentu saja akan mengganggu. Kita hanya bisa membuktikan kualitas diri kita lewat apa yang kita perbuat, bukan sekedar lewat perkataan saja.
3. Bersikap Jujur di Segala Situasi
Ini merupakan salah satu yang terpenting dari semua skill yang harus kamu pelajari di umur 20-an. Ketika datang terlambat saat ujian, atau datang terlambat dalam pertemuan penting, apa alasan yang biasanya kamu berikan? Kamu pasti lebih menyalahkan situasi atas keterlambatan kamu, seperti macet atau ban motor kamu tiba-tiba pecah saat berangkat, dan alasan-alasan lainnya.
Yang terbaik adalah meminta maaf saja. Jika kamu dipaksa untuk menjelaskan kenapa kamu terlambat atau melakukan kesalahan, katakan saja hal yang sebenarnya terjadi dengan jujur. Dan selanjutnya, jangan melakukan kesalahan yang sama. Menyalahkan situasi justru akan membuat kamu terlihat sekedar mencari-cari alasan, dan integritas kamu tercoreng oleh karena hal sepele. Jika mampu bersikap jujur untuk segala situasi, tentu orang-orang di sekitarmu akan lebih mudah memaafkan dan melupakan kesalahanmu, terlebih lagi akan memiliki pandangan yang tinggi terhadap pribadimu.
4. Membuat Obrolan Lebih Menarik
Skill yang harus kamu pelajari di umur 20-an selanjutnya adalah obrolan. Manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Selalu ada situasi yang akan memaksamu untuk ‘bergaul’ meskipun kamu sebenarnya lebih senang sendiri di saat-saat tertentu. Kamu tidak bisa selamanya sendiri, kamu juga pasti akan ingin menikmati keramaian, terutama nongkrong bersama teman-teman. Situasi juga akan sering menyeretmu ke keramaian.
Kemampuan untuk membuat obrolan menjadi lebih menarik sering kali tidak dianggap sebagai sebuah kemampuan. Justru inilah yang membuat orang-orang lebih menghargai dan senang berada di dekat kita. Kemampuan ini juga yang akan membuat kamu dibutuhkan oleh siapa saja. Sebagai ‘pemecah situasi yang membosankan’, kamu harus bisa belajar untuk mampu membuat setiap obrolan yang melibatkanmu menjadi lebih menarik lagi dari sekedar obrolan biasa.
Memang tidak semua orang terlahir sebagai sosok yang humoris, atau pintar dalam berkata-kata, atau kepercayaan diri yang tinggi. Pengalaman akan mengajarkanmu banyak hal. Di fase pembelajaran inilah kesempatan kita untuk mencari pengalaman dalam hal ini. Seringlah terlibat dalam obrolan meskipun hanya menjadi pendengar, dan pelajarilah bagaimana cara menyampaikan obrolan yang kamu rasa menarik dari orang-orang di sekitarmu.
Banyak membaca, banyak menonton, banyak mendengar akan membuat kamu memiliki wawasan yang luas. Pergunakan wawasan kamu itu untuk menarik perhatian teman-teman nongkrongmu. Belajar untuk menyampaikan pendapat atau gagasan, terutama cara bercerita. Kamu juga wajib berani memulai percakapan dengan orang yang tidak kamu kenal di sekitarmu. Dengan ini, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan teman baru, rekan bisnis atau koneksi, hingga inspirasi untuk menulis novel.
5. Mengontrol Emosi
Ada kalanya kamu terjun ke dalam situasi yang melibatkan emosimu dan emosi orang di sekitarmu. Jika tidak ada yang bisa mengontrol emosinya, pertengkaran akan membakar situasi tersebut. Alhasil, keputusan terbaik pun bakal susah diputuskan. Sebaliknya, kamu harus mulai belajar bagaimana caranya untuk mengontrol emosi kamu, lebih baik di segala situasi. Manfaatkan keadaan sekecil apapun untuk menenangkan diri. Ini merupakan salah satu skill yang harus kamu pelajari secepat mungkin.i
